Kamis, 09 Februari 2023

Perbandingan Cash vs KPR dalam Membeli Rumah: Keuntungan dan Kekurangan

Membeli rumah merupakan keputusan besar yang membutuhkan pertimbangan matang, tertama dalam hal pembayaran. Terdapat dua cara yang paling umum digunakan dalam membeli rumah, yakni cash dan KPR. Keduanya memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing. Untuk itu, kali ini Giomin akan mengulas perbandingan membeli rumah dengan cara cash dan melalui KPR, berikut keuntungan dan kekurangan masing-masing.

Pembelian rumah dengan cara cash

Pembelian rumah secara cash berarti Anda membayar harga rumah secara penuh dengan uang tunai atau melalui transfer bank. Saat membeli rumah dengan cara ini Anda tidak perlu membayar bunga atau cicilan bulanan karena Anda tidak mengambil pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnnya. Meskipun demikian, ada beberapa keuntungan dan kekurangan dalam membeli rumah secara cash.

Dalam hal keuntungan, membeli rumah secara cash bisa memberikan beberapa keuntungan berikut:

1. Harga lebih murah

Saat membeli rumah secara cash, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah karena Anda tidak perlu membayar bunga KPR.

2. Proses lebih mudah

Anda tidak perlu mengajukan permohonan KPR dan menunggu persetujuan bank, sehingga proses pembelian rumah menjadi lebih mudah dan cepat.

3. Tidak banyak biaya administrasi

Saat membeli rumah secara cash, Anda tidak perlu membayar biaya administrasi seperti biaya pengikatan jaminan, biaya provisi atau biaya administrasi KPR.

4. Bebas dari aturan berbelit

KPR memiliki banyak aturan dan persyaratan, sehingga membeli rumah secara cash akan memberikan kebebasan yang lebih karena Anda terbebas dari aturan dan persyaratan tersebut.

5. Prospektif untuk investasi jangka pendek

Saat membeli rumah secara cash, Anda bisa menjual rumah dengan cepat karena Anda tidak terikat dengan cicilan bulanan. Karenanya, membeli rumah secara cash bisa menjadi prospek investasi jangka pendek untuk Anda.

6. Kelengkapan rumah bisa langsung dimiliki

Setelah melakukan pembayaran, Anda langsung bisa memiliki semua kelengkapan rumah seperti sertifikat, listrik, air dll.

Di sisi lain, pembelian rumah secara cash juga memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangan pembelian rumah secara cash tersebut adalah:

1. Butuh dana yang tidak sedikit

Membeli rumah secara cash berarti Anda membayar harga rumah secara tunai. Hal ini bisa menjadi kendala bagi sebagian orang yang tidak memiliki cukup dana.

2. Resiko membeli rumah yang bermasalah

Anda tidak mendapatkan jaminan legalitas karena Anda memperoleh sertifikat tidak melalui bank. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan sendiri legalitas rumah yang dibeli secara teliti agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Pembelian rumah melalui KPR

KPR atau Kredit Pemilikan Rumah adalah salah satu jenis pinjaman yang ditawarkan oleh bank atau lembaga keuangan lainnya. KPR memungkinkan Anda untuk membeli rumah dengan cara mengajukan pinjaman pada bank atau lembaga keuangan lainnya.

Terkait dengan pengajuan KPR, terdapat beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika memutuskan untuk membeli rumah melalui KPR. Beberapa keuntungan tersebut antara lain:

1. Cicilan bisa meringankan pengeluaran

Salah satu keuntungan utama dari KPR adalah Anda tidak perlu membayar tunai seluruh harga rumah di awal. Dalam KPR pembayaran dibagi-bagi dalam cicilan yang harus Anda bayar tiap bulannya. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam merencanakan pengeluaran setiap bulan dan menghindari terjadinya keuangan yang kacau.

2. Tidak perlu menyiapkan dana besar

Jika Anda memutuskan untuk membeli rumah secara tunai, Anda diharuskan untuk menyiapkan dana yang tidak sedikit. Berbeda dengan KPR, Anda hanya perlu menyiapkan uang muka (DP) dan beberapa biaya administrasi untuk biaya pengajuan KPR. Sisanya bisa dicicil secara berkala dengan tenor yang disepakati.

3. Bisa disewakan untuk meringankan cicilan

Ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah melalui KPR, Anda juga memiliki opsi untuk menyewakan rumah tersebut. Hal ini bisa membantu Anda dalam membayar cicilan KPR tiap bulannya. Sehingga, meskipun Anda tidak memiliki penghasilan yang cukup besar, Anda tetap bisa membayar cicilan KPR secara teratur.

4. Biaya awal lebih ringan

Dalam pengajuan KPR, Anda hanya perlu membayar uang muka dan biaya administrasi lainnya. Biaya ini umumnya lebih ringan dibandingkan dengan membeli rumah secara tunai yang memerlukan pembayaran penuh di awal. Hal ini memudahkan Anda dalam mempersiapkan uang muka dan mengurangi beban keuangan di awal.

5. Legalitas terjamin

Dalam pengajuan KPR, bank akan mengecek legalitas rumah dan dokumen-dokumen terkait sebelum memberikan persetujuan. Hal ini membuat Anda tidak perlu khawatir dengan legalitas rumah yang dibeli.

6. Rumah siap huni

Selain keuntungan-keuntungan tersebut, rumah yang dibeli melalui KPR biasanya sudah siap huni. Hal ini membuat Anda tidak perlu repot-repot untuk memikirkan renovasi dan pemindahan barang.

Di sisi lain, pengajuan KPR untuk membeli rumah memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan. Berikut Giomin ulas beberapa kekurangan pembelian rumah melalui KPR:

1. Lama tenor yang mempengaruhi besar bunga

KPR biasanya memiliki tenor yang panjang, bahkan bisa mencapai puluhan tahun. Semakin lama tenor yang Anda pilih maka semakin besar pula besar bunga yang harus dibayar. Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk memilih tenor yang tepat agar tidak membebani keuangan Anda di masa depan.

2. Harga rumah yang lebih tinggi

Dalam mengajukan KPR, Anda harus membayar bunga dan biaya administrasi lainnya. Hal ini membuat harga rumah yang dibeli melalui KPR menjadi lebih tinggi daripada harga cash. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan kembali kemampuan finansial sebelum memutuskan untuk membeli rumah dengan cara KPR.

3. Belum tentu disetujui bank

Kekurangan lain dari pembelian rumah melalui KPR adalah bahwa bank tidak selalu menyetujui aplikasi KPR Anda. Hal ini tergantung pada berbagai faktor seperti kondisi keuangan Anda, catatan kredit dan persyaratan lain yang berlaku pada bank terkait. Jika aplikasi Anda ditolak oleh bank, maka Anda harus mencari alternatif untuk membiayai pembelian rumah Anda.

4. Surat-surat ditahan bank

Bank biasanya akan menahan dokumen-dokumen penting seperti sertifikat rumah sebagai jaminan KPR. Dokumen tersebut tidak akan bisa Anda gunakan sebagai jaminan pinjaman atau transaksi lainnya selama masa pembayaran KPR. Jika Anda ingin menjual rumah Anda, Anda harus menunggu hingga KPR dilunasi dan surat-surat rumah dikembalikan.

5. Suku bunga fluktuatif

Suku Bunga KPR bisa fluktuatif dan berubah seiring dengan kondisi ekonomi atau kebijakan bank. Hal ini dapat berdampak pada cicilan KPR Anda, baik dalam hal jumlah maupun pembayaran. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan suku bunga KPR yang ditawarkan oleh bank sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.

6. Resiko disita bank

Ketika Anda dinyatakan gagal bayar sesuai jadwal yang disepakati, maka pihak bank memiliki hak untuk mengambil alih dan menjual rumah Anda untuk membayar hutang KPR. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa cicilan KPR dapat terjangkau dan tidak membebani keuangan Anda.

 

Demikian ulasan dari Giomin kali ini. Kesimpulannya adalah setiap metode pembelian rumah memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing. Saat memutuskan untuk membeli rumah, penting untuk mempertimbangkan keadaan finansial dan tujuan jangka panjang.

Jika ingin memiliki rumah dengan cepat dan tidak memiliki cukup dana, maka KPR bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika Anda ingin menghemat uang dalam jangka panjang dan mempunyai dana yang mencukupi, membeli rumah secara cash bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perencanaan keuangan yang baik sebelum memutuskan untuk membeli rumah dengan cara cash atau KPR.

0 komentar:

Posting Komentar